Beberapa tahun belakangan ini marak sebuah trend baru dalam dunia perbangsawanan. Hanya bermodalkan uang yang banyak, seseorang bisa mendapatkan gelar-gelar adat yang seabrek. Dengan uang yang banyak, ranji silsilah bisa dibuat dan dilukis seindah mungkin, bisa dikuno-kunokan sekunonya sehingga terkesan asli dan otentik. Mungkin karena jenuh dengan harta yang berlimpah dan pangkat di kebirokratan atau diteknokratan, sehingga muncul keinginan untuk mempunyai gelar adat, pun disertai dengan pembangunan istana-istana baru, lalu diundanglah orang-orang berpangkat dan para pejabat pada hari peresmian dan penobatan.
Iklan Adsense
Wednesday, February 7, 2024
Trend Feodalisme Gaya Baru di Minangkabau
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Sebuah catatan sejarah Indrapura tentang Brunei Darussalam Menurut keterangan sejarah, Brunei [82] yang diberitakan berasal dari kota Varu...
-
Yakub yang terkenal dengan sebutan Wali Yakub, adalah Wali Nagari Koto Berapak pada masa PRRI (rentang waktu tahun 1957 hingga 1958). ...
-
Berikut hubungan keluarga antara Raja Malayu (Malayapura, Dharmasraya), Raja Sunda dan Raja Jawa menurut naskah Rajya Rajya i Nusantara yang...
No comments:
Post a Comment