Iklan Adsense

Monday, February 5, 2024

Pengantar Tambo Bayang 1915

Ini merupakan tambo perbilangan uraian adat monografi nagari bayang yang diuraikan dalam kerapatan adat bayang nan tujuh koto dan kerapatan adat koto nan salapan
Nagari Bayang Nan Tujuh Koto dan Nagari Koto Nan Salapan
Pada tanggal 18 sampai 25 Mei 1915 telah bersidang kerapatan adat Nagari Bayang Nan Tujuh Koto dan Nagari Koto Nan Salapan, yang dipimpin oleh Pucuk Bulek Urek Tunggang nagari itu. Kedua kerapatan ini adalah atas perintah kepala pemerintah di Painan, Asisten Residen kepada Demang Painan, Si Musa Ibrahim yang disampaikan pada Asisten Demang Bayang, Sutan Tahar Baharuddin dan kepada Tarumun gelar Datuk Maharajo Sutan, bekas guru pensiunan yang berasal dari Kinari dan diterima oleh pimpinan kerapatan adat Bayang Nan Tujuh Koto, Datuk Setia, penghulu pucuk bulek urek tunggang Bayang Nan Tujuh Koto dan kepala pimpinan kerapatan adat Koto Nan Salapan, Datuk Bagindo Sutan Basa, ganti penghulu Pucuk Bulek Urek Tunggang atau rajo di pulut-pulut dan kedua kerapatan ini dihadiri oleh anggota-anggota kerapatan dan orang tua-tua serta penghulu-penghulu yang tertua dan orang yang punya pangkat sepanjang adat, turunannya orang empat jenis dalam Nagari Bayang Nan Tujuh Koto dan Koto Nan Salapan. Turut hadir Demang Painan dan Asisten Demang Bayang dan guru-guru tarumun Datuk Maharajo Sutan.
Kedua kerapatan ini dimulai pada jam yang telah ditentukan untuk membicarakan kabarnya perintah :
  1. Sidang pertama diadakan pada tanggal 18 sampai 20 mei 1915 di balai panjang Koto Berapak dibawah beringin nan tigo batang. Sidang ini dihadiri oleh anggota kerapatan adat bayang nan tujuh koto sampai ke kapak rembai dan kandungannya, sampai ke amban (ambun) puruik yang dipimpin oleh datuk setia. Membicarakan tentang adapt monografi baying nan tujuh koto sampai ke kapak rembai dan kandungannya
  2. Sidang kedua diadakan pada tanggal 20 sampai 22 mei 1915 di Pulut-pulut bertempat di persinggahan, di pulut-pulut sampai ke taratak nan tigo dan koto nan tigo, dipimpin oleh datuk bagindo sutan basa, rajo di Pulut-pulut.
Sesudah kerapatan ini dibicarakan lebih lanjut dan menyelidiki serta meneliti secara mendalam dan menelusuri lebih jauh maka kedua persidangan ini (menghasilkan) keputusan dengan pendapat bersama sebagai berikut :
Keterangan
Sebagaimana keterangan yang diperdapat yang dikumpulkan dalam kedua persidangan ini menurut sepanjang waris yang dijawat, pusaka nan ditolong dari ninik mereka yang terdahulu dari penduduknya dan orang yang berpangkat sepanjang adapt, berasal dari nagari kubung tigo baleh atau koto nan tigo di darek yaitu :
  1. Kinari
  2. Muaro Paneh
  3. Koto Anau
Mula ninik turun ke baying
menurut sepanjang waris nan dijawat pusaka yang ditolong, dari ninik mereka yang terdahulu atau kata yang diterima dari orang tua dan penghulu-penghulu yang tertua di nagari baying ini, sejarahnya adalah sebagai berikut :
  1. turun dari koto nan tigo di darek
  1. dari kinari, niniknya bergelar dt. Nan bagajobiang, suku melayu
  2. dari muaro paneh, niniknya dt. Bakupiah ameh, suku tanjung
  3. dari koto anau, niniknya dt. Nan kiramaik, suku caniago
Hingga ke lubuk silau
Mereka turun ke keuda nagari itu yaitu bayang nan tujuh koto dan nagari nan salapan dengan penduduknya seperinduan laki-laki dan perempuan serta penghulunya dan orangtuanya juga malin yang berempat ke pulut-pulut dan koto nan salapan terus ke baying nan tujuh koto.
Mereka turun mula-mula mendaki ke bukit kambuik, menurun ke danau nan dua yaitu danau diatas dan danau dibawah. Kemudian mereka meniti danau kembar itu melereng-lereng ke rawang silimau dan berjalan terus maka tibalah di sebuah bukit lalu mereka tinjau dari bukit it uterus kea rah kanan, tampaklah asap orang memarun dalam lurah yang amat dalam, sekarang disebut koto sebelas tarusan.
Setelah mereka melihat lurah itu sudah ditunggui orang mereka berpaling kea rah kiri lalu tertuju oleh mereka sebuah bukit karang, lantas mereka turuni bukit itu bersama-sama, sampai sekarang bukit tempat meninjau itu bernama bukit paninjauan.
Setiba mereka di bukit karang itu maka mereka layangkan pandangan jauh dan ditukikkan pandangan dekat maka terlihatlah oleh mereka sebuah lurah yang amat dalam dan luas, yang dilindungi oleh bukit barisan dan laut yang berombak-ombak. Di dalam lurah itu terlihatlah oleh mereka bayangan padi masak.
Kemudian mereka terus menuruni lurah itu. Setiba di tempat itu mereka lihat bayangan itu tapi bukanlah padi yang sedang masak melainkan daun ilalang yang sudah tua. Sampai sekarang bukit yang dicalik itu bernama bukit karang calik. Maka itulah sebabnya nagari baying diikrarkan dari kata ‘bayangan’.
Kemudian mereka terus melereng-lereng bukit meninjau ke limau purut sekarang sampai ke tanah tinggi yang sekarang disebut koto ranah limau purut, asalnya dari kata ‘purut koto nan tinggi’
Dan seterusnya mereka berjalan berarah-arahan sampai ke tanah yang sepadan dan berbatu-batu berpadat-padatan dikelilingi bukit barisan. Disinilah mereka berpandut-pandutan. Sepandut dari muaro paneh dan sepandut dari koto anau. Itulah sebabnya bernama pulut-pulut, berasal dari kata ‘berpandut-pandutan’.
Karena nagari sepandut itu daerahnya amat sedikit, berbatu-batu dan berbukit-bukit maka oleh ninik mereka sebagian dari penduduk, delapan orang penghulu, tiga orang lainnya dan empat orang malin dikepalai oleh seorang raja pengganti penghulu yaitu PBUT nan di darek ditinggalkan di pulut-pulut yaitu yang dari muaro paneh dan koto anau. Yang dari kinari tidak ditinggalkan di pulut-pulut dan itu pulalah sebabnya disebut koto nan salapan karena delapan orang penghulu pucuknya ditinggalkan di pulut-pulut.
Dan sebagian lagi dibawa oleh ninik mereka ke nagari baying nan tujuh koto sekarang. Waktu mereka berjalan maka terlihat oleh mereka sebuah lubuk yang sangat dalam. Arus lubuk itu mereka seberangi bersama-sama dan tibalah diseberangnya. Sampai sekarang tempat itu bernama lubuk silau, berasal dari kata menyilaukan.

Friday, August 2, 2019

Mengenali Pekerjaan Development Engineer


Development Engineer merupakan salah satu pekerjaan di Departemen Research and Development Engineering. Development Engineer berfungsi sebagai perpanjangan tangan dari Tim Design atau Design Engineer. Diantara tugas dan tanggungjawab seorang Development Engineer adalah:
 1. Membuat sampel produk sesuai drawing dan spesifikasi yang telah diberikan Tim Desain.
2. Melakukan Trial dan perlakuan-perlakuan atau pengujian-pengujian yang diperlukan sesuai spesifikasi.
 3. Melakukan evaluasi dan analisis terhadap hasil Trial dan menyimpulkan faktor penyebab solusi
4. Memberikan laporan evaluasi kepada Tim Desain untuk dilakukan improvement atau penggantian spesifikasi produk atau perubahan metode proses.
5. Menindaklanjuti permintaan Tim Desain untuk melakukan Trial berikutnya atau Design Review bersama Tim Desain.
6. Melakukan tahahan Pre-Production apabilan hasil Trial atau Design Review sudah disetujui.
7. Melakukan hand-over produksi kepada Departemen Produksi dan Depart QA untuk Mass Production bila memang sudah ada PO Mass Pro dari Marketing.

Beberapa pengalaman penulis selaku Development Engineer di beberapa perusahaan menunjukkan bahwa ada sedikit perbedaan tugas dan tanggungjawab Development Engineering pada perusahaan yang berbeda tapi pada intinya berkaitan dengan Product Baru dan Trial Run serta Design Review. Untuk bisa menjadi Engineering yang baik, harus memiliki kemampuan membaca drawing, kemampuan Drafting atau menggambar teknik, mengerti spesifikasi produk, mengerti proses manufakturing produk dan kemampuan komunikasi dan koordinasi dengan departemen lain karena aktifitas Trial biasanya melibatkan beberapa departemen lain misalnya mulai dari PPC sampai bagian Delivery atau Gudang.

Thursday, August 1, 2019

Memahami Tugas Project Coordinator

Ada banyak jabatan berkenaan dengan sebuah kerja proyek di lapangan. Dari jabatan tertinggi sampai jabatan terendah yaitu Direktur Proyek. Dibawah Direktur Proyek ada Manajer Proyek, Koordinator Proyek, Project Engineer, Project Control, Site Engineer terus ke bawah yaitu Helper.
Minimal ada 7 tugas utama dari seorang Project Coordinator yaitu:
1. Mengkomunikasi proyek dan progressnya kepada Client atau End User termasuk mengirimkan Daily Report, Weekly Report dan seterusnya
2. Mengendalikan biaya proyek. Jangan sampai proyek mengalami kerugian atau tekor lantara salah manajemen keuangan.
3. Mengkoordinasikan semua man power yang terlibat dalam proyek beserta pencapaiannya.
4. Merencanakan Schedule proyek dan menetapkan target-target proyek yang hendak dicapai
5. Mengelola sumber daya non-SDM seperti material, peralatan, permesinan, kelistrikan dan sebagainya
6. Manajemen dokumentasi proyek
7. Merencanakan anggaran belanja proyek dan mengajukan pelaporan untuk penagihan.

Apa skill yang harus dimiliki seorang Project Coordinator?

Seorang PC harus bisa merancang dan merencana Schedule dan mengontrol progressnya agar sesuai dengan target finish proyek. Untuk itu seorang PC harus menguasai software seperti Microsoft Project atau software Manajemen Proyek. Selain itu harus bisa membuat Kurva-S untuk memantau progres proyek. Kemudian kemampuan manajemen sumberdaya dan inventory. Kemampuan komunikasi dan koordinasi juga sangat diperlukan.

Keberhasilan seorang Koordinator Proyek diukur dari keberhasilan proyek, apakah proyek selesai sesuai jadwal atau molor dan biaya proyek yang dikeluarkan. 

**Bekasi, mantan Project Coordinator di Sangatta, Kalimantan Timur pada Proyek Konstruksi Diesel Storage for KPC.


Wednesday, July 31, 2019

Memahami Pekerjaan PPIC

Apakah anda pernah mendengar atau membaca tentang istilah PPIC? Kalau anda pernah bekerja di pabrik atau perusahaan manufacturing tentu istilah PPIC sudah tidak asing lagi bagi anda.
PPIC merupakan singkatan dari dua frase yaitu Production Planning dan Inventory Control, bila diterjemahkan secara harfiah berarti Perencanaan Produksi dan Pengendalian Inventaris.
Jadi dari kepanjangan PPIC tersebut sudah terbayang apa itu tugas dan wewenang dari seorang yang menjabat sebagai PPIC di sebuah perusahaan. Seorang PPIC itu secara garis besarnya merupakan seorang Perencana Produksi atau Production Planner sekaligus sebagai Inventory Controller atau Pengontrol Inventaris.

Apa itu Inventory?

Dikutip dari Wikipedia:
Inventory (American English) or stock (British English) is the goods and materials that a business holds for the ultimate goal of resale (or repair)

Terjemahannya:
Inventory merupakan istilah yang digunakan dalam bahasa Inggris Amerika. Sedangkan di Inggris sendiri istilanya Stock. Inventaris adalah barang dan material yang dikelola dan diperdagangkan dalam sebuah perusahaan.

Inventory Controller atau Pengendali Inventaris lebih spesifik disebut sebagai Material Controller atau Material Control atau Pengontrol Material walaupun Inventor itu sifatnya lebih luas daripada material. Material hanyalah salah satu unsur didalam Inventaris perusahaan tapi PPIC lebih utama mengelola dan mengontrol ketersediaan material daripada elemen inventaris lainnya karena material inilah elemen yang selalu bergerak di sebuah perusahaan manufakturing. 

Jadi dua tugas dan tanggung jawab PPIC adalah:
1. Mengontrol ketersediaan material atau bahan baku di sebuah perusahaan termasuk mengontrol stok material.
2. Memastikan bahwa inventaris selain bahan baku juga tersedia dan berkapasitas di sebuah perusahaan seperti ketersediaan mesin, peralatan penunjang, peralatan pengukuran atau alat ukur, ketersedian sumber daya manusia atau man power, dan ketersedian metode serta sarana prasarana untuk menunjang proses produksi.
3. Membuat perencanaan produksi berdasarkan permintaan tanggal pengiriman oleh customer atau pelanggan dan berdasarkan ketersediaan bahan baku, mesin dan peralatan penunjang lainnya.
4. Memastikan pesanan pelanggan terkirim sesuai dengan waktu yang dipersyaratkan.

Dengan demikian pekerjaan PPIC dimulai dari penerimaan PO (Pesanan Pembelian) dari Pelanggan melalui bagian Pemasaran (Marketing), spesifikasi dan drawing dari Engineering lalu menerjemahkannya dalam bentuk pesanan bahan baku (Purchase Request) ke bagian Pembelian (Purchasing) dan Jadwal Produksi (Production Schedule) untuk bagian Produksi hingga pengiriman produk jadi ke Pelanggan melalui bagian Gudang (Warehouse).

Secara tidak langsung, seorang PPIC berfungsi sebagai koordinator antara bagian-bagian yang terkait dalam sebuah perusahaan mulai dari Marketing hingga bagian Finance atau Keuangan.

Baik. Untuk lebih lanjut mengenai tantangan dan rincian pekerjaan PPIC akan kita bahas pada kesempatan lainnya.

Bekasi, 31 Juli 2019

Dapunta

Dapunta 

Dapunta adalah gelar maharaja pendiri Kerajaan Sriwijaya, yang juga merupakan gelar para pejabat kerajaan-kerajaan di Jawa pada masa berikutnya.
 

Gelar Dapunta paling awal dipakai oleh pendiri Sriwijaya. Kemudian ada Dapunta Sailendra yang dipercaya sebagai leluhur Wangsa Sailendra, penguasa kerajaan Medang atau Mataram Kuno. Dapunta Sailendra seorang pemuja Wisnu atau Parameswara. Ia putra Santanu. Ibunya bernama Badrawati. Istrinya bernama Sampula. Berbeda dengan Dapunta Hyang Sri Jayanasa seorang penganut Buddha. Menjadi pelindung para siswa Buddha. Namun kelak keturunan Dapunta Sailendra banyak yang memeluk agama Buddha dan mendirikan candi terkenal yaitu Borobudur.
 

Pada masa sesudahnya gelar Dapunta mengalami degradasi. Gelar Dapunta sekedar menjadi gelar pejabat rendah di kerajaan-kerajaan Jawa. Nama-nama Dapunta banyak ditulis pada prasasti.

Ada yang mengartikan nama Dapunta sebagai Baginda atau Yang Dipertuan dari kata Da-Mpu-nta. Awalan Da artinya Dia atau Ra (singkatan dari Sira). Mpu artinya Empu atau Tuan. Dan akhiran Nta artinya kata ganti kita.
 

Hari ini jarang generasi kita yang tahu dan faham dengan gelar Dapunta apalagi mau memakainya sebagai sebuah nama atau gelar. Dapunta asli dari bahasa Nusantara, bukan serapan dari bahasa Sanskerta.

Hafsa Dhiyaelhana Fasyagucci

Assalamualaikum teman-teman. Namaku Hafsa Dhiyaelhana Fasyaguci. Aku dilahirkan di kota Padang pada bulan Februari 2014.
Aku anak ketiga dari 3 bersaudara.
Sekarang aku baru belajar di TK Lukmanul Hakim.
Doakan agar aku dapat nilai bagus ya, teman-teman.
Terimakasih
Assalamualaikum